Orang Indonesia Hobby Menjual Barang Pemberian Mantan Kekasih

Dari survey yang pernah diadakan, ternyata dari 10 orang Indonesia 8 diantaranya akan menjual barang hadian mantan kekasih. Survey tersebut dilakukan oleh  marketplace Carousell Indonesia kepada 970 orang responden dari berbagai kota di tanah air. Menurut Olivia Lautner, Associate Coutry Manager market place tersebut orang Indonesia ternyata gemar menjual serta membeli barang bekas dengan transaksi online.

 

Barang-barang bekas tersebut juga termasuk yang penuh kenangan, yaitu hadiah dari mantan pacar. Alasannya cukup beragam, yang pertama adalah demi uang tambahan (60%), terlalu banyak barang di rumah  (44%), dan terakhir adalah agar lebih cepat move on (34%). Sebanyak 40% responden, beberapa orang mengatakan tak mempunyai alasan menyimpan barang-barang hadiah tersebut,  35% mengaku masih menggunakannya, dan 20% mengatakan masih menyimpan barang hadiah dari mantan karena menyimpan banyak kenangan.

 

Pada market place Carousell sendiri terdapat lebih dari 20 ribu barang yang merupakan hadiah dari mantan kekasih agen poker terpercaya yang dijual secara online. Sekitar 70% berupa pakaian, 40% adalah mainan, dan 30% adalah buku. Perlu Anda ketahui bahwa Carousell sendiri adalah market place yang mengkhususkan diri menyediakan platform transaksi online untuk barang-barang bekas termasuk hadiah dari mantan kekasih.

 

Cara mudah move on dari mantan

Putus dari kekasih memang sangat menyakitkan apalagi bila yang ditinggalkan adalah pihak kita. Dari hasil scan dengan MRI patah hati ternyata mengaktifkan bagian otak sebagaimana yang terjadi pada pecandu narkoba yang tiba-tiba berhenti mengonsumsi obat-obatan. Kondisi tersebut sementara waktu membuat kita semakin terobsesi dengan mantan kekasih dan mendambakan dia luar biasa. Bila dibiarkan terus-menerus pikiran kita akan terdistorsi dan menganggap hanya dialah sosok ideal.

 

Seorang psikolog menyarankan agar mengingat-ingat hal yang membuat kita kesal kepada mantan saat kenangan-kenangan manis mulai menyerbu. Caranya adalah dengan menulis daftar mengapa hubungan antara Anda dan pasangan tak dapat berjalan mulus. Berikutnya adalah bergelut dengan perasaan ditinggalkan dan dicampakkan yang membuat kita menjalani keseharian dengan merana, sementara sang mantan santai saja walaupun tanpa kita.

 

Berikutnya, untuk dapat move on dengan cepat, pahami sepenuhnya ketidakcocokan antara kita dengan mantan. Selain menjual barang-barang pemberian mantan agar Anda berhenti terjebak masa lalu, beberapa tips berikut ini mungkin bisa membantu.

  1. Berhenti memeriksa akun sosmed atau stalking akun mantan Anda agar ingatan saat masih bersama mantan tak semakin kuat terpatri pada otak kita. Kebiasaan ini juga menjebak kita untuk selalu berfantasi akan hubungan yang putus itu.
  2. Berhentilah menyalahkan diri sendiri karena perpisahan tersebut. Terima kenyataan dan tanamkan dalam pikiran bahwa ia memang tak dapat berkomitmen dan jangan memikirkannya terus-menerus.
  3. Untuk menghindari hal yang sama terulang kembali buatlah daftar kompromi untuk hubungan cinta Anda di masa depan.
  4. Yakinkan diri bahwa hidup harus terus berjalan. Ini dapat dilakukan dengan menemukan hobby baru atau lakukan hal-hal yang dulu sempat membuat Anda tertarik tapi belum sempat mencobanya.
  5. Agar tak semakin tertekan hapus semua hal yang bisa mengingatkan Anda pada cerita cinta yang kandas tersebut. Ini termasuk dengan menyumbangkan atau menjual saja seluruh barang pemberian mantan kekasih Anda. Gunakan uang hasil penjualannya untuk memanjakan diri misalnya berbelanja baju yang bagus dan mahal, merawat rambut di salon untuk wanita, sementara bagi pria mungkin membeli sesuatu yang berhubungan dengan hobby Anda.
  6. Mintalah pada teman-teman baik untuk mendukung dan menemani Anda melalui masa-masa berat ini.

 

Berbagai Cara Menggugat UU MD3: Petisi Sampai Formiil-Materiil

Nampaknya gelombang gugatan terhadap uji materi UU 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD, serta DPRD (MD3) kepada Mahkamah Konstitusi (MK) belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Akan tetapi DPR sudah memiliki rencana untuk membuat aturan yang detail memproses penghinaan martabat dari anggota dewan.

Permohonan Uji Materi

Setidaknya sudah ada 4 Permohonan uji materi (judicial review) terhadap UU MD3 yang telah diterima oleh MK. Adapun sejumlah lembaga yang tergabung dalam Koalisi Tolak UU MD3 sedang mempersiapkan draf uji formil beleid tersebut ke MK. Hendrik Rosdina selaku koordinator koalisi tersebut mengatakan bahwa semua pihak harus bisa bisa meyakinkan MK bahwasanya ketentuan kontroversial tersebut (UU MD3) mesti dibatalkan. “UU tersebut mesti digugat secara komplit baik secara formil atau materiil,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (15/3) kemarin.

Berbeda dari tiga pemohon sinidomino yang lainnya, Koalisi Tolak UU MD3 pasalnya mempersoalkan proses penyusunan beleid yang dianggap mereka tak sesuai dengan UU 12/2011 di mana dimuat tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. “UU MD3 ini menimbulkan keresahan masyarakat, tapi dibuat tanpa adanya konsultasi publik terlebih dahulu. Dalam naskah akademiknya juga tidak ada penjelasan terkait dengan pasal-pasal kontroversial itu. Artinya pasal tersebut dibuat tanpa pertimbangan akademik yang layak,” ujarnya lebih lanjut.

Untuk bisa memperkuat uji formil, dirinya berencana melampirkan petisi daring yang mana diteken kurang lebih 205.000 warganet yang menolak UU MD3.

Sementara itu, 3 pemohon yang lainnya adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Forum Kajian Hukum dan Konstitusi (FKHK), serta pemohon perorangan yakni Joshua dan Zico. Dalam gugatan uji materi, ketiganya menuding bahwa beberapa pasal UU MD3 sangat bertentangan dengan konstitusi. Setelah sidang pemeriksaaan dokumen yang dilakukan pekan lalu, mereka diberi waktu sebanyak 14 hari untuk memperbaiki permohonan uji materi (judicial review).

Cerminan Sikap Presiden

Gelombang yang terjadi tentang penolakan UU MD3 dan gugatannya ke MK tidak lepas dari imbauan Presiden Jokowi. Seperti yang telah diketahui, Jokowi menolak untuk menandatangani beleid yang mana tetap saja berlaku, ia akhirnya meminta publik untuk membawa peraturan tersebut ke meja MK.

Denny Indrayana, Pakar Hukum dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan kebijakan Jokowi ini mencerminkan sikap pemerintah kepada polemik UU MD3. “Tak menerbitkan perppu artinya menganggap tak ada kegentingan yang memaksa. Kalau misalnya memilih revisi, maka makin jelas presiden menilai bahwa UU MD3 ini tak ada masalah,” tuturnya.

Namun Denny sayangnya menolak mengartikan imbauan Jokowi yang mendorong publik mengadukan hal ini ke MK. Menurut dirinya, jawaban yang muncul akan terdengar politis.

Jokowi sendiri telah bersikeras ta akan menerbitkan perppu. Akan tetapi Denny menjelaskan bahwa hukum ketatanegaraan Indonesia sudah pernah mencatat pembatalan UU yang baru saja diresmikan berlaku.

“SBY dahulu juga menerbitkan perppu untuk mengubah UU Pilkada yang di sana memuat aturan tentang UU Pilkada yang menyebutkan pemilihan kepala daerah secara tak langsung. Masalahnya kenapa ada persetujuan dari pihak pemerintah apabila akhirnya presiden menerbitkan perppu?” imbuhnya lagi.

Di hari pertama dimana UU MD3 mulai diberlakukan pada hari Kamis (15/3) kemarin, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) langsung membicarakan prosedur hukum pada orang atau pun kelompok yang mana merendahkan martabat anggota dewan secara pribadi atau pun DPR sebagai lembaga. Hal ini yang membuat keresahan masyarakat makin meninggi dan MK diharapkan bisa berlaku bijaksana

Gatot, Cak Imin, Anies Masuk Bursa Bakal Cawapresnya Prabowo

Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmayanto, dan juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, masuk dalam kajian 15 nama yang diisukan bakal menjadi cawapres untuk mendampingi Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

“Dari beberapa nama yang sekarang hasil survey relative tinggi juga, kan, nama Pak Anies Baswedan, Gatot Nurmayanto, terus…ya, itu lah dan beberapa nama bandar togel online yang lainnya,” ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Julianto ketika dihubungi kemarin Kamis (15/3).

Beberapa Nama Muncul

Ferry pun mengatakan bahwa mantan ketua MK (Mahkamah Konstitusi), Mahfud MD, dan juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, masuk juga ke dalam 15 nama itu. “Kami realistis dari hasil survey kan nama yang kuat tersebut ada Pak Gatot dengan Pak Anies,” lanjutnya. Selain itu jug, dari kalangan partai politik Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar dan juga Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun masuk ke dalam kajian tersebut.

“Kemungkinan nama-nama itu masuk, ya. Itu aja sih, tidak ada yang lain,” imbuhnya. Menurutnya, pada bulan April mendatang Prabowo akan dideklarasikan sebagai bakal calon presiden yang mana diusung oleh Gerindra. Akan tetapi deklarasi tersebut belum juga satu paket dengan bakal cawapresnya. “Di awal April nanti, itu adalah pernyataan sikap, jawabannya Pak Prabowo terhadap ya jawaban itu. jadi ini baru internal Gerindra, sesudah itu baru kemudian kita bicarakan, komunikasi dengan partai-partai yang lainnya,” ujarnya lagi.

Sekarang ini, ungkap Ferry, selain dengan PKS yang sudah pastu akan berkoalisi pada Pemilu 2019, Gerindra juga menjalin komunikasi intensif dengan Partai Demokrat, PKB, dan PAN.

Kata Jenderal Gatot

Sementara itu, mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmayanto, menjawab diplomatis saat dirinya ditanyai soal niatannya untuk terjun ke dunia politik setelah ia pensiun secara resmi dari TNI. Dan ia menyatakan bahwa dirinya siap untuk mengabdi kepada negara di bidang politik jika rakyat menghendaki. Namun ia tidak menyatakan secara terbuka, lugas, dan tegas soal adanya kemungkinan maju sebagai calon presiden ataupun calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

Ia mengatakan baru bakal mengambil sikap politik terbuka sehari setelah dirinya pensiun sebagai prajurit TNI. Sekarang ini, dirinya masih berstatus menjadi prajurit aktif dan baru bakal pensiun pada tanggal 31 Maret 2018. “Kita lihat 1 April ya bagaimana nanti,” ujarnya saat ia di tayangan Mata Najwa pada hari Rabu (14/3).

Belakangan ini, nama Gatot sering sekali muncul dalam hasil survey sejumlah lembaga mengenai kandidat capres dan cawapres 2019. Hasil survey yang bisa menjadi contoh adalah hasil survey dari Alvara Research Center yang menyandingkan Gatot dengan Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB, serta Agus Harimurti Yudhoyono, Komandan Kogasma Demokrat sebagai cawapres yang mana berpotensi mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

Hasanudin Ali selaku pendiri Alvara Research Center mengungkapkan bahwa 3 nama tersebut mendapatkan persetujuan paling tinggi dari para responden dibandingkan nama misalnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, atau Ketua MPR, Zulkifli Hasan dan juga Kapolri Jenderal, Tito Karnavian yang disimulasikan akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

“Tiga tokoh yang mendapatkan tingkat persetujuan paling tinggi untuk menjadi cawapres Jokowi adalah Gatot dengan presentase 61,9%, Muhamimin Iskandar (59.6%) dan AHY (55,5%),” ungkap Hasanudin di Jakarta pada hari Jumat (16/3).

Si Doel Akan dihadirkan di Layar Lebar dan Layar Kaca?

Aktor sekaligus sutradara Rano Karno mengumumkan rencana produksi Si Doel the Movie yang berkisah tentang cinta segitiga Si Doel, Sarah dan Zaenab. Di tengah-tengah proyek tersebut, ternyata ia menyiapkan rencana jangka panjang untuk kisah Si Doel ini.

Siapkan Rencana Jangka Panjang untuk si Doel

Dalam jumpa pers yang diadakan di Galeri Semesta, Lebak Bulus, pada hari Rabu (7/3), Rano Karno mengungkap bahwa setelah selesai menggarap film Si Doel the Movie, ia akan melanjutkan cerita cinta segitiga itu yang sarat akan budaya Betawi tersebut lewat Sinetron.

“Filmnya ingin menjawab dulu Si Doel ini pilih siapa. Setelah film ini, maka kami akan buat sinetronnya. Jadi set syutingnya dipersiapkan untuk jangka panjang. Ini rumahnya dibangun baru menggunakan pondasi yang kokoh, namun perabotnya asli, masih yang lama juga,” ungkapnya.

Lebih lanjut lagi, mantan wakil gubernur Banten ini membocorkan cerita yang nantinya bakal diusung ke dalam sinetron paling baru Si Doel. “TV akan baru, lalu untuk opletnya dijual dengan cara macam-macam namun ngga laku-laku karena zaman Movie Online sekarang siapa sih yang bakal naik oplet? Terus si Mandra ini nanti bakal jadi tukang ojek online tapi gagap teknologi,” ungkap aktor berusia 57 tahun ini.

Selain itu, kelanjutan dari Si Doel di dalam sinetronnya juga bakal mengusung problem yang mana dialami anak-anak generasi sekarang ini atau zaman now. Kisahnya sendiri bakal berfokus pada dua tokoh baru yaitu Reino yang berperan sebagai Abdul, anaknya Doel dan Sarah dan juga Ahmad Zulhoir sebagai Abi Kartubi, anak Karyo dan Atun.

“Jadi si Abdul ini, yang besar di Belanda, waktu datang ke sini jual kue keluar masuk kampung. Sedangkan anak Indonesia, mana mau begitu? Terus anaknya Karyo dan Atun ini, si Abi, keranjingan gim internet,” tuturnya lagi.

“Jadi benang merahnya itu, bukan saya sebagai Doel, tapi Dul yakni si Abdul, anaknya Doel. Jadi nanti kelanjutannya ya begitu. Ini juga kami gunakan untuk menyentuh millenialnya. Nantinya pun bakal ada momen si Doel vs Dul,” imbuhnya lagi.

Film Si Doel the Movie

Sementara itu, film Si Doel the Movie ini bakal memiliki fokus pada cerita 14 tahun setelah Sarah pergi tanpa kabar serta perpisahan yang tak jelas. Kondisi ini membuat Doel sangat rindu pada Sarah bahkan kerinduannya sangat dalam padahal ia telah berumah tangga dengan Zaenab.

Dan lewat Hans, Sarah akhirnya meminta Doel dibawa ke Amsterdam untuk mempertemukannya dengan anaknya dengan Doel, Dul. Tanpa dirinya tahu maksud yang sebenarnya, akhirnya ia terbang ke Amsterdam ditemani Mandra. Akhirnya kerinduannya pecah terhadap Sarah. Dan kerinduan yang pecah itu makin pecah saat Dul meminta ayahnya tetap bersama dengannya.

Namun hal itu tidak diimbangi dengan keinginan Sarah. Sarah malahan lebih menginginkan melepaskan Doel dan ia juga memintanya untuk menceraikannya secara hukum. Doel di sini merasa sangat bingung. Di satu sisi, ia tak rela melepaskan Sarah dan Abdul yang telah lama dicarinya. Akan tetapi ia juga tak bisa mengabaikan Zaenab yang sekarang menjadi istrinya dan tengah menunggunya di rumah.

Nantinya film ini akan diselimuti dengan harapan, kerinduan, keikhlasan, dan keresahan karena tiga insan ini dipermainkan oleh takdir. Dan pilihannya ada di tangan Doel. Apakah Anda sebagai penggemar sinteronnya jaman dulu penasaran dengan filmnya?