Akhir Kisah Drama Mr. Queen

Drama korea berjudul Mr. Queen akhirnya sudah sampai ke episode terakhir. Banyak adegan dan plot yang tidak terduga dari drama garapan Yoon Sung Ik. Para penggemar ratu dan raja akhirnya bisa tidur nyenyak dengan akhir yang bahagia. Namun tentu saja, setelah drama ini berakhir akan banyak penonton yang akan rindu dengan tingkah kocak dan mengocok perut dari semua pemerannya. Bukan hanya pemeran utama, tetapi  seluruh pemain yang terlibat di dalam drama korea yang keren ini.

Alur Episode Akhir Mr. Queen

Sejak episode awal, Sin Hye sun benar benar memukau dan memberikan banyak kesan mengenai perannya sebagai Ratu Cheorin. Dipasangkan dengan Kim Jung Hyun sebagai raja Cheoljong membuat keduanya bisa berakting sangat baik dan memberikan banyak adegan adegan kocak tak terkira. Masuknya tubuh Jang Bong Hwan bisa menjadi piliha tepat untuk penulis Park Gye Ok dan Choi Ah ilk arena mengundang tawa di sepanjang episode. Maka sampailah pada episode 20 sebagai episode penentuan dari drama korea ini.

Di episode 20, ratu dan raja berhasil masuk ke dalam istana namun kemudian tertembak oleh bidikan sniper. Disinilah waktu Jang Bong Hwan bisa kembali ke dunia modern, dan tubuh ratu kini milih ratu seutuhnya. Beruntungnya, raja dan ratu sudah menggunakan rompi anti peluru sehingga tembakan yang mengenai tubuh mereka tidak membuat mereka mati. Mereka pun pergi ke tempat penobatan raja baru, namun tentu saja ada  Kim Jwa Geun yang merupakan musuh sesungguhnya dari episode awal. Kim Jawa Geun mencoba membunuh raja dan ratu namun berhasil dikalahkan raja.

Penobatan berhasil dibatalkan dan rajapun menjadi pemimpin yang sesungguhnya di dalam kerajaan. Ratu Sunwon yang diperankan oleh Bae Jong Ok kemudian diasingkan ke istana barat, begitu juga dengan Ratu Shinjeong yang diperankan oleh Jo Yeon hee. Mereka tetap berada di istana namun sebagai sebuah hukuman situs slot deposit pulsa tanpa potongan karena telah melakukan kejahatan dan bersikap tidak baik selama ini. Banyak sekali hal menyenangkan sekaligus lucu dari semua karakter yang ada di dalam drama ini. Penonton harus melihat akhir cerita Mr. Queen agar tahu bagaimana akhir kisah semua pemerannya.

Nasib Jang Bong Hwan

Sutradara Yoon Sung sik tidak lupa dengan nasib Jang Bong Hwan, seorang chef dunia modern yang masuk ke dalam tubuh sang ratu. Sesuai dengan cerita awalnya, Jang Bong Hwan yang mengalami masa vegetative atau koma akhirnya bangun. Dengan cepat dia menyadari bahwa dirinya kembali ke dalam tubuh yang sesungguhnya. Sayangnya, dia merasa menyesal karena dia keluar di dalam tubuh sang ratu dalam keadaan ratu tertembak. Dia pun penasaran bagaimana nasib akhir dari ratu Cheorin dan raja Cheoljong.

Dengan melewati berbagai rintangan dan halangan dari para penjaganya, Jang Bong Hwan akhirnya datang ke toko buku dan membaca buku sejarah Joseon. Dia merasa puas karena akhirnya masa pemerintahan Cheoljong justru menjadi masa yang paling baik dengan banyak reformasi dilakukan. Dia pun akhirnya bisa kembali hidup dengan baik di dunia modern. Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak penjaganya selama di rumah sakit, ternyata Jang Bong Hwan bukan orang yang dipersalahkan atau dilibatkan dalam fitnah Han.

Jang Bong Hwan menjadi pahlawan karena sudah mengusut tuntas kasus penggelapan .banyak bahan makanan di rumah biru. Akhirnya Jang Bong Hwan pun menutup cerita dari drama korea Mr. Queen dengan kata kata mutiara yang berhubungan dengan orang orang yang korupsi dan bagaimana mereka bisa bertahan sejak dulu di jaman Joseon hingga sekarang jaman tempat dirinya hidup. Drama ini sangat menyentuh sekaligus kocak dalam waktu bersamaan. Cocok ditonton dari episode pertama karena tidak akan membosankan sama sekali.

Kisah Cinta Emma Woodhouse

Penonton film dengan genre drama atau romantis direkomendasikan untuk menonton film Emma. Film ini karya sutradara Autumn de Wilde yang memiliki banyak pemeran bintang di dalamnya. Cerita cinta seorang perempuan muda bisa memberikan banyak inspirasi dan cara pandang yang berbeda dengan kisah yang lain. Anya Taylor Joy dengan sempurna memerankan Emma dan mengembangkan karakter lebih dalam, juga menggugah. Setting tahun 1800-an memberikan kesan mewah dan klasik seperti film film Eropa dengan latar sejenis.

Alur Cerita Film Emma, Gadis Hobi Menjodohkan

Film Emma menceritakan tentang kehidupan perempuan yang masih belia bernama Emma Woodhouse. Emma tinggal di Inggris pada tahun 1800-an. Kesehariannya biasa saja, namun dalam hal perangai dan perilaku, Emma tidak terlalu baik. Dia selalu ingin ikut campur urusan oranglain terutama menenai kehidupan cinta dari teman temannya. Dia memiliki sikap yang egois sehingga hanya mementingkan diri sendiri. Hal baik yang ada di dalam diri Emma adalah senang menjodohkan temannya hingga berhasil menikah.

Pada suatu hari, George seorang temannya mencoba untuk memberikan saran tentang sikap Emma yang selalu menjodohkan teman temannya. Karena Emma, George pun harus terpaksa dijodoh jodohkan dengan seorang gadis bernama Harriet. Harriet sangat menyukai Goerge sehingga dengan senang hati dijodohkan. Namun George sepertinya tidak seperti Harriet. Dia memiliki orang yang disukai sendiri, dan ternyata orang tersebut adalah Emma. Beragam drama pun dimulai dan menjadi sebuah film yang penuh gejolak.

Emma dengan latar istana dan kastin Inggris memberikan nuansa yang mewah. Diadaptasi dari novel, semua ide di dalam novel pun langsung dituangkan di dalam film dan menjadikan ema sang protagonist berada di tengah periode regensi british. Sebagai seorang yang kaya raya, ema merasa belum waktunya memiliki pasangan sedangkan keinginan untuk mencomblangi terus ada di dalam dirinya. Dari sinilah dirinya merasa sombong bahkan merasa dirinya tidak perlu lagi untuk menikah dengan siapapun.

Kisah Emma Benci jadi Cinta

Jika di dalam novel disebutkan ada banyak keluarga terpandang, kisah yang drama romantisme, serta para peayanan yang kaku, maka di dalam film Emma pun semuanya menjadi kenyataan. Meskipun penonton belum membaca novelnya, film ini bisa tetap dinikamti dan menghadirkan drama romantis yang sesekali diselingi dengan komedi yang cukup kocak. Sinematografi dan musiknya sangat apik memberikan sebuah kenyamanan dan hal istimewa selama menonton film dari awal babak hingga selesai.

Autumn de Wilde mengarahkan dengan baik bagaimana sebuah leluson mampu menghibur penonton dan memberikan banyak cekikikan yang elegan. Anya Taylor joy dan Johnny Flynn mampu mengembangkan tokoh menjadi pasangan yang keduanya bisa membuat jantung semua penonton berdegung kencang. Kisah cinta yang berawal dari benci lalu menjadi sangat romantis dinikmati dengan begitu dalam. Penonton seakan akan sedang menjadi insan situs judi slot terbaik dan terpercaya no 1 yang jatuh cinta tanpa sengaja baik kepada Emma atau pun kepada George. Sangat menggemaskan.

Anna Taylor sangat pas memerankan tokoh Emma. Matanya yang bulat membuat penonton terkesima. Johnny Flynn pun dengan suara beratnya mampu menjadi pasangan terbaik baik Emma. Jika pernah menonton film Pride & Prejudice, maka keseruan dan keanggunan film ini jauh lebih baik dari sana. Semuanya membuat penonton ingin berada di abad 18 dimana keanggunan berpakaian dan budaya Inggris sangat memorial untuk dinikmati langsung. Selamat menonton!