Band Rock Wanita Dara Puspita Akan Diangkat ke Layar Lebar

Perfilman Indonesia lagi-lagi akan membuat film dengan genre biopik yang kali ini diangkat dari band rock wanita legendaris yang hits di tahun 60an yaitu Dara Puspita. Apakah Anda salah satu penggemar band rock ini? Mereka yang sangat terkenal di era 60an bahkan sempat go internasional menginspirasi para sineas untuk memproduksi film biopik tentang mereka dan rumah produksi yang akan bertanggung jawab untuk proses pembuatannya adalah Falcon Pictures.

 

Dara Puspita Akan Diangkat Menjadi Film Biopik

 

Rumah produksi Falcon Pictures jelas mempunyai alasan tersendiri mengapa mereka ingin mengangkat cerita perjalanan karir grup band wanita Dara Puspita yang legendaris itu sebagai film biopik. Ternyata, ide tersebut terpikirkan ketika Falcon Pictures tengah mengadakan riset untuk film biopik grup band legendaris lain yaitu Koes Plus. Frederica sebagai produser pun mengatakan jika mereka sebenarnya mau membuat film tentang Koes Plus sehingga melakukan riset yang panjang.

 

Ketika sedang melakukan riset tersebut, mereka pun terlintas ide tersebut dan ini juga karena kedua band berada dalam satu dunia atau satu bidang. Frederica pun juga turut menjelaskan mengapa memilih band wanita ini sebab band legendaris tersebut dinilai memiliki pengaruh yang paling besar di jamannya bandar togel hk bahkan saking terkenalnya, mereka juga pernah berkarir di Eropa. Dia menambahkan jika band tersebut merupakan salah satu band wanita pertama yang sangat sukses go international.

 

Itu dilakukan pada tahun 1968. Hal itu yang membuat mereka tertarik untuk mengangkat cerita Dara Puspita ke layar lebar. Mereka ingin membuat penonton membayangkan di tahun 1968 terdapat band yang semua personilnya perempuan dan tampil di beberapa kota yang ada di benua Eropa. Cerita ini pun dinilai sangat menginspirasi sehingga nantinya diangkat menjadi film. Namun ternyata, bukan hanya Falcon Pictures yang menjadi rumah produksi yang ingin mengangkat cerita band ini ke layar lebar.

 

Rupanya ada beberapa nama rumah produksi terkenal lain yang juga tertarik untuk mengangkat cerita serupa namun ada alasan mengapa para personil band legendaris lebih memilih Falcon dibandingkan rumah produksi yang lainnya. Salah satu personil band yang bernama Titiek Hamzah menjelaskan bahwa dirinya hanya mengikuti kata hatinya dan dia selalu mengikuti dan mendengarkan kata hatinya dan menurutnya, Falcon memiliki waktu yang sangat tepat untuk datang.

 

Tantangan Riset Dalam Proses Pembuatan Film Biopik Dara Puspita

 

Titiek sebagai senior mengatakan jika dirinya tidak lagi bisa pindah ke tempat lain sehingga memilih Falcon untuk bertanggungjawab atas semuanya. Film ini direncakan akan tayang pada tahun 2020 dan saat ini masih dalam tahap riset yang akan mendukung film ini sehingga sama seperti kejadian yang sesungguhnya. Frederica mengakui bahwa terdapat kesulitan sekaligus kemudahan tersendiri selama melakukan riset dari perjalanan karir band rock Dara Puspita itu namun masih bisa diatasi.

 

Kemudahannya adalah karena semua personilnya masih ada dan lengkap yaitu Sussy Nander yang memegang drum, Lies AR yang memegang gitar, Titik AR yang memegang gitar dan Titiek Hamzah yang memegang bass sehingga cerita yang sesungguhnya dalam digali dengan lebih baik dan tidak melenceng. Frederica menjelaskan jika masing-masing memiliki datanya dan lengkap serta dia senang karena semua personil masih hidup sehingga bisa berbicara panjang tentang pengalaman.

 

Sang produser pun juga mengatakan jika dirinya dibawakan banyak sekali foto ketika mereka sedang manggung dan semuanya pun diceritakan dengan detail hingga potongan rambut pendek khas Dara Puspita. Bahkan ketika manggung, nama mereka pun juga diganti. Tetapi kesulitannya adalah untuk menemukan kenangan dan momen yang sudah pernah mereka lewati karena ini membuat mereka harus mencoba mengingat lagi 50 tahun sebelumnya dan banyak yang mungkin sudah lupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *