Mike Tyson: “Tidak Ada Yang Bisa Menjadi Saya”

Mike Tyson berkata bahwa tidak ada petinju muda manapun yang dapat menyamai dirinya dalam hal meniti karir di dunia tinju. Mike Tyson pasalnya yakin bahwa tiap petinju memiliki ciri khas dan juga karakternya masing-masing. Jadi saat dirinya ditanyain Apakah ada petinju muda yang dianggapnya sama kualitasnya seperti dirinya, dia menjawab bahwa tidak ada yang bisa menjadi seperti dirinya.

Tyson: Tiap Petinju Punya Ciri Khas dan Karakter Masing-Masing

Seperti yang kita ketahui bahwa Mike Tyson merupakan salah satu petinju paling fenomenal dan terkenal sepanjang sejarah dunia tinju. Walaupun beberapa kali dirinya memang menelan kekalahan, namanya justru tetap abadi dan terus menjadi perbincangan dari generasi ke generasi. Ketika kita berbicara tentang Mike Tyson, maka kita langsung berpikir pada tinju.

Mike Tyson sendiri berkata bahwa Tak akan ada yang dapat menjadi ‘Mike Tyson’ pada waktu yang akan datang. “ tidak ada yang bisa menjadi Mike Tyson.  Setiap orang bakal menjadi sosok yang memang sudah digariskan untuk mereka. Apapun yang mereka lakukan,”  ungkap Mike Tyson seperti dikutip dari CNN Indonesia beberapa waktu yang lalu. 

Mike Tyson menyandang status juara dunia totobet kelas termuda sepanjang sejarah dan vektor tersebut sampai saat ini belum terpecahkan. Baginya hal itu tak bisa jadi patokan Karena tiap petinju memiliki jalan dan juga tantangan karir yang berbeda-beda. “ setiap orang berbeda. Lihatlah sosok Rocky Marciano dan Larry Holmes. Mereka mungkin petinju yang baru memulai di usia 20-an atau menjelang 20-an. Dan Mereka berdua adalah 2 petinju terhebat yang pernah ada. Mereka terlambat memulai karir mereka,” katanya. 

Tyson  sempat membuat kehebohan tahun ini dikarenakan setelah memutuskan untuk bertarung di laga ekshibisi melawan Roy Jones Jr. Bahkan dirinya mampu membuat penonton Terpukau lewat penampilannya yang sangat agresif di sepanjang laga tersebut. 

Tyson dilecehkan Roy Jones Jr. 

Setelah Mike Tyson dan Roy Jones Jr menggelar pertandingan di akhir November tepatnya di staples Center, Los Angeles, Mike Tyson merasa dilecehkan oleh lawannya itu.  Duel dari mantan petinju kelas berat yang memiliki sejumlah peraturan yang telah dimodifikasi tersebut akhirnya berakhir dengan imbang. Setelah pertarungan tersebut, Jones akhirnya meremehkan kualitas dari Tyson yang dianggapnya sebagai petinju yang paling menakutkan pada kelasnya.

Dalam acara bincang-bincang dengan Shannon Sharpe pada Club Shay Shay, Jones bahwa dirinya ragu kalau Tyson bakal mengalahkannya saat keduanya dalam masa keemasan. Jones  jadi juara kelas berat di tahun 2003 setelah mengalahkan John Ruiz.  Kemenangan tersebut membuatnya jadi mantan juara kelas menengah pertama yang berhasil memenangi gelar kelas berat di 106 tahun terakhir. “Di masa jaya saya,  ya pertanyaannya adalah bisakah Tyson  melawan saya,” ujarnya  dikutip dari CNN Indonesia.

“seandainya saya melawan Mike Tyson di tahun 2003 setelah saya memenangkan gelar kelas berat, maka saya tidak melihat dari aspek apapun di dunia ini dia bisa mengalahkan saya.” 

Tak cuma menganggap bahwa Tyson  adalah petinju terbaik sepanjang masa, bahkan  Jones juga menganggap Tyson  sebagai rapper terbaik.  Sekarang setelah dirinya melawan Mike Tyson, Jones  malah ketagihan untuk bertarung lagi di ring. Pada saat itu dia akan kembali lagi ke ring dan melawan Anderson Silva, petarung UFC. 

“Ada seorang pria bernama Anderson Silva yang merupakan seniman bela diri campuran, juga seorang Legenda. Jika anda menggabungkan 2 legenda di atas ring maka orang-orang akan membayar untuk melihatnya, jadi sangat mungkin dia dan saya berkumpul dan bertarung.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *